PENINGKATAN PARTISIPASI SISWA MELAKSANAKAN BUDAYA BERSIH MELALUI PEMBINAAN TERPROGRAM OLEH KEPALA SEKOLAH PADA SEKOLAH DASAR NEGERI BANUA ASAM DI KECAMATAN PANDAWAN

Raina Iriyani

Abstract


Tujuan pendidikan nasional dalam UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 di antaranya mengembangkan manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. Tujuan tersebut dapat ditempuh melalui penanaman budaya bersih di kalangan peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam melaksanakan budaya bersih melalui pembinaan terprogram kepala sekolah dan mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam melaksanakan budaya bersih. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (PTS) dan berlangsung selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian berupa data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara, penilaian, dan observasi terhadap pelaksanaan budaya bersih dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai persen (%) yang tercapai. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan V SD Negeri Banua Asam Kecamatan Pandawan berjumlah 30 orang. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan, bahwa partisipasi siswa dalam melaksanakan budaya bersih dapat ditingkatkan dari 64% (kategori cukup) pada siklus 1 menjadi 97% (kategori sangat baik) pada siklus 2. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan partisipasi siswa dalam melaksanakan budaya bersih seperti adanya kesadaran siswa, semakin tersedianya alat dan sarana pendukung kebersihan, keteladanan, dan binaan serta bimbingan dari kepala sekolah, guru, dan wali kelas.

Kata Kunci: Budaya bersih, pembinaan terprogram, partisipasi



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indeks Google Scholar

Image result for google scholar logo