MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MENJUMLAHKAN PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS IV SDN HARIANG KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG

Murdiani Murdiani

Abstract


Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan atas dasar pertimbangan bahwa  siswa kelas IV SDN Hariang kurang bersemangat dan kurang perhatian terhadap materi yang disampaikan dan hasil yang dicapai kurang memuaskan.Berdasarkan hal di atas kemampuan menyelesaikan materi menjumlahkan pecahan  kurang terlatih dengan baik. Untuk mengatasi hal tersebut penulis dalam mengajarkannya melalui model pembelajaran make a match. Penelitianini dirancang menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan setting siswa kelas IV SDN Hariang Kecamatan Banua Lawas tahunpelajaran 2016/2017, dengan jumlah siswa 19 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 13 perempuan. Strategi yang digunakan adalah model Make A Match dilaksanakan sebanyak dua siklus, tiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan.Diharapkan dengan menggunakan model ini motivasi dan hasil belajar siswa tentang menjumlahkanpecahan  akan meningkat. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada siklus satu pertemuan satu adalah 52% dengan katagori “cukup berhasil” menjadi 68% dengan katagori “berhasil” pada pertemuan 2, selanjutnya pada siklus dua pertemuan satu motivasi siswa 88% dengan katagori “sangat berhasil” meningkat menjadi 94% dengan katagori sangat berhasil pada pertemuan dua”. Aktivitas guru siklus satu pertemuan satu adalah 59% denga katagori “cukup berhasil”  menjadi 73% dengan katagori “berhasil” pada pertemuan dua, selanjutnya siklus dua pertemuan satu aktivitas guru sebesar 86% dengan katagori “sangat berhasil” meningkat menjadi 94% dengan katagori “sangat berhasil” pada pertemuan dua. Sedang nilai rata-rata hasil evaluasi siklus satu pertemuan satu adalah 66,32 dengan ketuntasan 47,37%, pertemuan dua  menjadi 69,47 dengan ketuntasan 57,89%. Sedang pada siklus dua pertemuan satu nilai rata-rata yang diperoleh siswa 74,74 prosentasi ketuntasan 73,68% meningkat menjadi 81,05 dengan ketuntasan 84,21% pada pertemuan dua. Berdasarkan hasil penelitian dari siklus satu dan siklus dua dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran make a match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar menjumlahkan pecahan pada siswa kelas IV SDN Hariang kecamatan Banua Lawas.Bertolak dari temuan ini disarankan kepada guru agar dapat menjadikanmodel pembelajaran make a match  menjadi salah satu alternatif dalam rangka meningkatkan motivasi dan hasil belajarsiswa dan janganlah berhenti untuk mencoba dan menerapkan model-model, teknik atau metode dalam proses belajar mengajar.

Kata Kunci: Motivasi, model pembelajaran tipe make a match

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indeks Google Scholar

Image result for google scholar logo