Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar PKn Tentang Organisasi dengan Model Debate pada Siswa Kelas V SDN 1 Padang Panjang

Aspul Aspul

Abstract


Kegiatan belajar Bersama dapat membantu memacu belajar aktif. Kegiatan belajar dan mengajar di kelas memang dapat menstimulasi belajar aktif, namun kemampuan untuk mengajar melalui kegiatan kerjasama kelompok kecil akan memungkinkan untuk menggalakkan kegiatan belajar aktif dengan cara khusus. Apa yang didiskusikan siswa dengan teman-temannya dan apa yang diajarkan siswa kepada teman-temannya memungkinkan mereka untuk memperoleh pemahaman dan penguasaan materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas V SDN 1 Padang Panjang Kecamatan Tanta pada mata pelajaran PKn konsep organisasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Debate. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklusnya ada dua kali pertemuan dan diakhiri dengan tes akhir siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Padang Panjang tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri dari 16 laki-laki dan 14 perempuan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Debate dapat meningkatkan aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama aktivitas guru berada dalam kategori cukup baik dengan jumlah prosentasi 55,56%, sedangkanp ada pertemuan kedua berada dalam kategori cukup baik pula dengan prosentasi 6,67%. Pada siklus II pertemuan pertama aktivitas guru berada dalam kategori baik dengan jumlah prosentasinya 7,78%, pertemuan kedua berada dalam kategori baik dengan jumlah prosentasinya 88,89%. Aktivitas dan prestasi belajar siswa, pada siklus I pertemuan 1 berada dalam kategori cukup aktif dengan prosentasi sebesar 50,00%, pada pertemuan kedua berada dalam kategori cukup aktif dengan jumlah prosentasi 64,28%. Sedangkan pada siklusII pertemuan pertama berada dalam kategorin aktif dengan prosentasi aktivitas 78,58% dan petemuan kedua berada dalam kategori sangat aktif dengan jumlah prosentasi 100%. Hasil belajar siklus I pertemuan 1 ketuntasan 40%  menjadi 57% padapertemuan 2. Kemudian pada siklus II pertemuan 1 terjadi peningkatan ketuntasan 73% menjadi ketuntasan 86% pada pertemuan 2. Bertolak dari penelitian  ini  disarankan agar dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi guru-guru untuk bisa menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Debate pada pembelajaran-pembelajaran yang lainnya agar aktivitas  dan prestasi belajar siswa dapat ditingkatkan. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reserved

Kata-kata kunci: Aktivitas, prestasi belajar, model kooperatif tipe debate


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Image result for logo google scholar