Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Dalam Membuat Kolase Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Kelompok A TK Nurrahman Kecamatan Labuan Amas Selatan

Mahrina Udayah

Abstract


Latar belakang diadakannya penelitian tindakan kelas ini Setelah dilakukan penjajakan dan pengamatan awal terhadap kegiatan pengembangan motorik halus anak pada kegiatan membuat kolase yang dilakukan di Kelompok A TK Nurrahman bahwa ada 5 anak (33,3%) dari 15 anak yang mampu membuat kolase, selebihnya ada 10 anak (66,7%) yang belum mampu membuat kolase. Maka berdasarkan masalah tersebut sangat perlu diupayakan peningkatan kemampuan motorik halus terutama membuat kolase. Untuk itu maka digunakannlah suatu metode pembelajaran. Berdasarkan latar belakang permasalahan di atas dan agar penelitian tindakan kelas ini lebih terarah maka dirumuskan masalah yaitu bagaimana aktivitas guru dan bagaimana hasil belajar anak dalam upaya meningkatkan kemampuan motorik halus pada kegiatan membuat kolase menggunakan metode demonstrasi pada kelompok A TK Nurrahman Kecamatan Labuan Amas Selatan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan (Action Research ) yang terdiri dari 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek Penelitian ini adalah seluruh anak didik Kelompok A TK Nurrahman yang berjumlah 15 orang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 9 orang perempuan.  Hasil akhir menyatakan bahwa, hasil observasi aktivitas guru pada siklus I dan siklus II dapat dilihat terjadi peningkatan, dapat dibandingkan di mana pada siklus I pertemuan 1 frekuensi yang diperoleh adalah 44 atau kriteria cukup baik, pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 48 kriteria baik. Selanjutnya pada siklus II pertemuan 1 frekuensi mencapai 55 atau kriteria baik, dan pada siklus II pertemuan 2 mencapai frekuensi 63 atau sangat baik. Hasil belajar anak pada siklus I dan II mengalami peningkatan dapat dilihat perbandingan tingkat keberhasilan yaitu pada siklus I pertemuan 1 sebesar 46,7%, pada siklus I pertemuan 2 sebesar 60%. Kemudian pada siklus II pertemuan 1 sebesar 80% dan pada siklus II pertemuan 2 tingkat keberhasilan mencapai 100%. Dengan demikian bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan aspek fisik motorik anak. © 2018 Rumah Jurnal. All rights reserved

 

Kata-kata kunci: Motorik halus, kolase, demonstrasi


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Image result for logo google scholar