Main Article Content

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 yang hanya mendapatkan skor 17 meningkat di pertemuan 2 yaitu 22, dan pada siklus II mengalami peningkatan pada pertemuan 1 yaitu 26. Dan untuk aktivitas anak secara klasikal siklus II untuk pertemuan terakhir 100% atau mendapatkan bintang ««««. Sedangkan untuk hasil pengembangan motorik halus anak pada siklus I secara individual hanya ada tiga anak yang mendapat bintang ««« dengan persentase 15%, dan pada siklus II ada 20 anak yang berhasil secara individual 85% sedangkan secara klasikal memperoleh persentase 100% anak mendapatkan bintang ««« dan bintang ««««. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode bermain jalan jinjit dengan media kertas dan kayu dapat mengembangkan motorik halus anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit pada kelompok A TK Aisyiyah 7 Banjarmasin Timur tahun ajaran 2015/2016. Berdasarkan temuan hasil penelitian ini diharapkan kepada guru agar menggunakan metode bermain jalan jinjit sebagai salah satu alternatif dalam upaya memudahkan proses pembelajaran untuk mengembangkan aspek motorik halus anak. © 2017 j-PPras. All rights reserved

Kata kunci: Aktivitas anak, aktivitas guru, hasil belajar, motorik halus, jalan jinjit,  dan media kertas

Article Details