Main Article Content

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus serta setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Setting penelitan ini adalah Siswa kelas IV SDN Landasan Ulin Tengah 1 tahun ajaran 2014/2015, jumlah siswa 28 orang yang terdiri dari 16 laki-laki dan 12 perempuan. Data yang diambil berupa data kuantitatif yang diperoleh melalui tes tertulis dan data kualitatif diperoleh dari aktvitas guru dan siswa. Aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor minimal 29 dan tergolong kategori Baik. Aktivitas siswa dikatakan berhasil jika siswa dalam kategori Aktif dan Sangat Aktif ≥80%. Hasil belajar dikatakan berhasil jika secara individual memperoleh nilai ≥70 dan secara klasikal jika ≥80% siswa mencapai ketuntasan individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbaikan pada aktivitas guru di awal siklus I mendapat skor 23 (Baik) menjadi 35 (Sangat Baik) pada akhir siklus II. Aktivitas siswa pada awal siklus I siswa Aktif dan Sangat Aktif mencapai 60,7% menjadi 92,8% pada akhir siklus II. Hasil belajar siswa pada awal siklus I mencapai 53,6% menjadi 92,9% pada siklus II Pertemuan 2. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA menggunakan kombinasi model Numbered Heads Together, Problem Solving dan Picture and Picture. Sehingga kombinasi model Numbered Heads Together, Problem Solving dan Picture and Picture © 2017 j-PPras. All rights reserved

Kata kunci: Hasil belajar, energi, panas, bunyi, number head together, problem solving, picture & picture

Article Details