Main Article Content

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, dan bersifat deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan alat test psikologi dan dokumentasi. Permasalahan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah ada Korelasi antara daya ingat dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin 2) Apakah ada Korelasi antara Penalaran Verbal dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin, dan 3). Apakah ada Korelasi antara daya ingat dan Penalaran verbal, secara bersama-sama dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin, 4). Apakah ada Korelasi antara daya ingat dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin, dalam perspektif tingkat pendidikan D-3, S-1, dan S-2. Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta psikotes yang melamar ke berbagai perusahaan melalui yayasan psikologi Banjarmasin, yang berlangsung antara bulan April 2014 sampai dengan Pebruari 2015, yang berjumlah 544 orang. Dari jumlah tersebut diambil sampel dengan cara random sampling, dan setelah diedit data yang memenuhi syarat untuk sampel sebanyak 123 orang yang terdiri dari pendidikan D-3 = 27 orang, pendidikan S-1 = 57  orang dan pendidikan S-2 = 39 orang. Analisis data digunakan rumus Korelasi Product Moment dan Korelasi Ganda, dan penghitungannya menggunakan program SPSS versi 17. Hasil penelitian menemukan bahwa :1) Tidak ada korelasi antara daya ingat dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin. 2) Ada Korelasi antara Penalaran dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin. dan 3). Ada Korelasi antara daya ingat dan penalaran verbal, secara bersama-sama dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin, 4). Ada Korelasi antara daya ingat dengan indeks prestasi calon karyawan berbagai perusahaan dan instansi di Banjarmasin, dalam perspektif tingkat pendidikan D-3, S-1, dan S-. Oleh karena itu dapat disarankan kepada guru dan dosen, sebaiknya memberikan fasilitasi kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuannya dalam mengingat dan kemampuan penalaran verbal,  dalam berbagai kegiatan pembelajaran yang bersifat melatih kemapuan tersebut, seperti berdiskusi dan menganalisis suatu masalah dan melatih menyampaikan suatu masalah tanpa teks, bertutur tanpa membaca, disamping memberikan sugesti untuk memperhatikan makanan yang bergizi yang menanjang kemampuan mengingat, dan kecerdasan atau penalaran  verbal tersebut.

Keywords: Daya Ingat, Penalaran Verbal, Indeks Prestasi.

Article Details