Main Article Content

Abstract

Kenyataan berdasarkan observasi di TK Pelangi Takulat Kecamatan Kelua anak-anak menunjukkan keterlambatan dalam keterampilan motorik halusnya, yang ditandai dengan kurang terampilnya siswa dalam menghubungkan titik-titik kecil membentuk sebuah gambar. Ketidakmaksimalan ini penyebabnya adalah pengelolaan kelas, yaitu penggunaan media dalam menumbuhkembangkan kreativitas anak dalam meningkatkan keterampilan motorik halusnya. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas guru dan hasil belajar siswa dalam meningkatkan kemampuan Mororik Halus Anak Melalui Media Gambar dengan Menyambungkan Titik-Titik Kecil Membentuk Sebuah Gambar Pada TK Pelangi Takulat Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong berjumlah 16 orang. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Siklus 1 terdiri 3 kali pertemuan dan siklus 2 dengan 2 kali pertemuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meningkatkannya kemampuan Mororik Halus Anak Melalui Media Gambar dengan Menyambungkan Titik-Titik Kecil Membentuk Sebuah Gambar hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yaitu Siklus I dan II hasil Belajar Siswa dapat kita lihat untuk kategori Baik (B) adalah sebagai berikut  Tampilan 1 sebanyak 2 orang anak atau = 12,5 %, Tampilan 2 bertambah menjadi 3 orang anak atau = 18,75 %, Tampilan 3 bertambah menjadi 6 orang anak atau = 37,7 %, Siklus II tampilan 4 bertambah 12 orang anak atau = 75 %, Tampilan 5 bertambah menjadi 15 orang anak atau = 93,75%. Hasil belajar anak dalam  pembelajaran dengan menghubungkan titik-titik membentuk sebuah gambar untuk kategori Sedang (S) siklus I adalah sebagai berikut: Tampilan 1 sebanyak 6 siswa atau = 37,5 %, Tampilan 2 bertambah menjadi 7 siswa atau = 43,75 %, Tampilan 3 tetap 7 siswa atau = 43,75 %, Siklus II Tampilan 4 bertambah lagi menjadi 3 orang anak atau = 18,75 %, Tampilan 5 bertambah menjadi 0 orang anak atau = 0,00%. Hasil belajar  anak dalam pembelajaran dengan menghubungkan titik-titik membentuk sebuah gambar untuk kategori Kurang (K) siklus I adalah sebagai berikut: Tampilan 1 sebanyak 8 orang anak atau = 50 %, Tampilan 2 berkurang menjadi 6 orang anak atau = 37,5 %, Tampilan 3 berkurang menjadi 3 orang anak atau = 18,75 %, siklus II Tampilan 4 berkurang menjadi 1 orang anak atau = 6,25 %, Tampilan 5 berkurang menjadi 0 orang anak atau = 0,00%.

Article Details