Main Article Content

Abstract

Penilaian merupakan salah satu standar dari delapan standar pendidikan di Indonesia. Jika ditilik dari prosesnya, penilaian yang dilakukan guru itu ‘menempuh perjalanan’ yang cukup panjang. Dari menyusun kisi-kisi soal, membuat butir-butir soal, melaksanakan tes, memeriksanya, memberi skor atau nilai, kemudian mengalkulasi ataupun merekap nilai yang didapat dengan hasil penilaian lainnya untuk kemudian mendapatkan nilai akhir yang dijadikan sebagai nilai rapor. Sungguh sebuah proses penilaian yang sangat panjang dan tidak mudah. Pembuatan aplikasi nilai ini dilatarbelakangi kendala guru dalam pengolahan nilai peserta didik di kelas VII yang di tahun pelajaran ini mulai mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kendala yang dihadapi para guru juga dikarenakan aplikasi nilai yang didapat dari internet, kurang cocok digunakan dan memerlukan waktu dan mungkin biaya jika mengonsultasikan kepada si pembuat aplikasi. Untuk mengatasi masalah ini, penulis berupaya menjembatani dengan membuat aplikasi nilai sendiri. Pertimbangannya, aplikasi yang dibuat sendiri akan memudahkan perbaikan maupun penyempurnaan jika ditemukan masalah karena pembuat aplikasinya adalah orang yang berada di institusi tersebut. Aplikasi yang dibuat penulis ini menggunakan format Microsoft Excel berbekal pengetahuan otodidak dan membaca tutorial-tutorial yang beredar di internet. Permasalahan yang dirumuskan adalah: 1) apakah pembuatan dan penggunaan aplikasi penilaian ini memudahkan guru dalam melakukan dan mengolah nilai sebagai hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 2 Muara Uya? dan 2) apakah penggunaan aplikasi penilaian ini menjamin ketepatan waktu penyerahan rapor Kurikulum 2013 di SMP Negeri 2 Muara Uya? Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah aplikasi dapat memudahkan guru dalam mengolah nilai, menjaga dan meningkatkan akurasi dan akuntabilitas penilaian, meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan TIK untuk penilaian, dan menjamin ketepatan waktu penyerahan rapor sesuai jadwal yang ditentukan. Untuk menggambarkan efektivitas aplikasi yang dibuat, penulis tunjukkan berdasarkan hasil Monev penggunaan aplikasi dan kuesioner yang didapat dari guru dan peserta didik. Dari pengolahan data diketahui bahwa guru merasa diuntungkan karena tugas pengolahan nilai jadi lebih mudah dan cepat serta merasa optimis target batas waktu penyerahan nilai ke wali kelas dapat dipenuhi. Respon peserta didik juga menggambarkan bahwa mereka merasa puas dengan nilai yang diterimanya, memahami, dan memercayai nilai tersebut sudah melalui proses pengolahan yang tepat dan semestinya. Peserta didik juga mengakui bahwa rapor memang telah dibagikan tepat pada waktunya, tidak ditunda hingga ke semester berikutnya.

Article Details