Main Article Content

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningatkan hasil belajar IPA kelas VI melalui penerapan metode eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SDN Wawai Gardu tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 9 orang siswa. Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua siklus dan data yang terkumpul dinalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif-deskriptif.  Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi Konduktor dan Isolator pada siswa kelas VI SDN Wawai Gardu Kecamatan Batang Alai Selatan tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode eksperimen merupakan suatu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Wawai Gardu Kecamatan Batang Alai Selatan. Peningkatan tersebut ditunjukan oleh hasil penelitian dari siklus 1 ke siklus 2 menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 53,33 pertemuan pertama dan 58,88 pertemuan kedua pada siklus I meningkat menjadi 76,66 pertemuan pertama dan 91,11 pertemuan kedua pada siklus II, peningkatan persentase siswa yang tuntas dari siklus 1 yaitu dari 11% pada pertemuan pertama dan 44% pada pertemuan kedua meningkat menjadi 100% pada siklus II pertemuan pertama dan kedua.

Keywords

Hasil Belajar , Konduktor dan Isolator, Metode Eksperimen

Article Details

References

  1. Baharuddin, B., & Dalle, J. (2019). Transforming Learning Spaces for Elementary School Children with Special Needs. Journal of Social Studies Education Research, 10(2), 344–365.
  2. Dahar, R. W. (1996). Teori – teori Belajar. Bandung: Erlangga.
  3. Dalle, J., Hastuti, D., & Prasetya, M. R. A. (2021). The Use of an Application Running on the Ant Colony Algorithm in Determining the Nearest Path between Two Points. Journal of Advances in Information Technology, 12(3). https://doi.org/10.12720/jait.12.3.206-213
  4. Dalle, J., Hayat, A., Akrim, A., Tirtayasa, S., Sulasmi, E., & Prasetia, I. (2020). The influence of accounting information system and energy consumption on carbon emission in the textile industry of indonesia: Mediating role of the supply chain process. International Journal of Energy Economics and Policy, 11(1), 536–543.
  5. Dalle, J., Raisinghani, M. S., Putra, A. P., Suriansyah, A., Sutarto, H., & Sahara, B. (2021). A Technology Acceptance Case of Indonesian Senior School Teachers: Effect of Facilitating Learning Environment and Learning Through Experimentation. International Journal of Online Pedagogy and Course Design, 11(4).
  6. Depdikbud. (1994). Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Dasar-. Sekolah Dasar. Jakarta: BP Dharma Bakti.
  7. Hamalik, O. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta:Bumi Aksara
  8. Instrumen Supervisi Mutu Pendidikan Pengawas Sekolah. Ditulis oleh Operator Sekolah Kamis, 28 November 2019
  9. Kemendikbud. (2016). Kajian dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  10. Soetomo. (1993). Dasar-dasar Interaksi Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha. Nasional
  11. Sudijono. (2003). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  12. Usman, M. U., Lilis, S. (2001). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar. Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  13. Wiraatmadja, R. (2007). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : PT. Remaja Rosda