Main Article Content

Abstract

Pembelajaran tema selalu berhemat energi di kelas IV SD Negeri 1 Mandingin belum terlaksana secara maksimal. Pembelajaran masih menggunakan pola-pola pembelajaran konvensional dengan lebih banyak ceramah yang kurang bervariasi. Karenanya kegiatan pembelajaran belum sepenuhnya terpusat pada siswa. Selama proses pembelajaran siswa terlihat pasif dan hasil belajar siswa menjadi tidak maksimal. Mengatasi masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan melalui pembelajaran tematik. Penelitian bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa serta mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik tema selalu berhemat energi pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Mandingin. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2019/2020.dengan subjek sebanyak 23 orang siswa. Penelitian berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Data aktivitas siswa dan pelaksanaan pembelajaran diperoleh melalui pengamatan dianalisis melalui teknik persentase (%) dengan meninterpretasikan pada kategori penilaian. Adapun data hasil belajar yang diperoleh melalui tes/evaluasi dianalisis dengan teknik ketuntasan belajar. Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, bahwa aktivitas siswa dapat ditingkatkan dari 69,57% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 74,07% (aktif) pada siklus II. Hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dari ketuntasan 73,91% (tidak tuntas) pada siklus I menjadi 95,65% (tuntas) pada siklus II. Pembelajaran dapat terlaksana dengan semakin baik dari 78,46% (baik) pada siklus I menjadi 84,62% (baik) pada siklus II.

Keywords

aktivitas siswa, selalu berhemat energi, tematik

Article Details

References

  1. Baharuddin, B., & Dalle, J. (2019). Transforming Learning Spaces for Elementary School Children with Special Needs. Journal of Social Studies Education Research, 10(2), 344–365.
  2. Dalle, J., Hairudinor, H., Baharuddin, B., Sriadhi, & Chandra, T. (2020). Does it unrest alter the effect of risk-taking attitude on the organization’s performance? Journal of Security and Sustainability Issues, 9(5), 158–172.
  3. Dalle, J., Hayat, A., Akrim, A., Tirtayasa, S., Sulasmi, E., & Prasetia, I. (2020). The influence of accounting information system and energy consumption on carbon emission in the textile industry of indonesia: Mediating role of the supply chain process. International Journal of Energy Economics and Policy, 11(1), 536–543.
  4. Dalle, J., Raisinghani, M. S., Putra, A. P., Suriansyah, A., Sutarto, H., & Sahara, B. (2021). A Technology Acceptance Case of Indonesian Senior School Teachers: Effect of Facilitating Learning Environment and Learning Through Experimentation. International Journal of Online Pedagogy and Course Design, 11(4).
  5. Hamalik, O. (2002). Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
  6. Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
  7. Munawaroh, Isniatun. (2016). Pembelajaran Tematik dan Aplikasinya di Sekolah Dasar (SD). Jurnal Forum Ilmiah Guru SD Yogyakarta (Online, Tersedia: http://staffnew.uny.ac.id/upload/132310874/lainlain/Pembelajaran+Tematik+dan+Aplikasinya+di+Sekolah+Dasar+SD+Catur+Tunggal.pdf, diakses tanggal 28 Juli 2019).
  8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
  9. Purwanto, N. (2002). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  10. Sardiman, A.M . (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
  11. Sukmadinata. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Bandung : Kesuma Karya.
  12. Trianto. (2011). Model-model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Grasindo.
  13. Yamin, M. (2007). Profesionalisasi Guru & Implementasi KTSP. Jakarta: Gaung. Persada Press.