Main Article Content

Abstract

Pembelajaran matematika tema Kecepatan dan Debit di kelas V SD Negeri Hapingin dirasa masih kurang menarik karena lebih banyak menggunakan metode ceramah yang kurang bervariasi. Siswa menjadi kurang bergairah dan motivasi sehingga cenderung pasif selama mengikuti pelajaran yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Untuk itu dilakukan penelitian melalui pembelajaran dengan menggunakan model inkuiri terstruktur. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa serta mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan model inkuiri terstruktur. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada semester I tahun pelajaran 2019/2020.dengan subjek sebanyak 8 orang siswa. Penelitian berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data-data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui evaluasi dianalisis dengan teknik ketuntasan belajar. Adapun data aktivitas siswa dan pelaksanaan pembelajaran yang diperoleh melalui pengamatan dianalisis melalui teknik persentase (%). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, bahwa hasil belajar siswa siswa dapat ditingkatkan dari nilai rata-rata 64,25 dengan ketuntasan 62,50% (tidak tuntas) pada siklus I menjadi 73,75 dengan ketuntasan 100% (tuntas) pada siklus II. Aktivitas siswa dapat ditingkatkan dari 67,71% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 73,96% (aktif) pada siklus II. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran materi klasifikasi makhluk hidup dapat terlaksana dengan semakin baik dari 76,67% (baik) pada siklus I menjadi 86,67% (baik) pada siklus II. Kepada guru SD disarankan untuk dapat mencoba menggunakan model inkuiri terstruktur baik pada pembelajaran matematika tema kecepatan dan debit atau pembelajaran lain yang sesuai karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa.

Keywords

hasil belajar, inkuiri, kecepatan dan debit

Article Details

References

  1. Baharuddin, B., & Dalle, J. (2019). Transforming Learning Spaces for Elementary School Children with Special Needs. Journal of Social Studies Education Research, 10(2), 344–365.
  2. Dalle, J., Hairudinor, H., Baharuddin, B., Sriadhi, & Chandra, T. (2020). Does it unrest alter the effect of risk-taking attitude on the organization’s performance? Journal of Security and Sustainability Issues, 9(5), 158–172.
  3. Dalle, J., Hayat, A., Akrim, A., Tirtayasa, S., Sulasmi, E., & Prasetia, I. (2020). The influence of accounting information system and energy consumption on carbon emission in the textile industry of indonesia: Mediating role of the supply chain process. International Journal of Energy Economics and Policy, 11(1), 536–543.
  4. Dalle, J., Raisinghani, M. S., Putra, A. P., Suriansyah, A., Sutarto, H., & Sahara, B. (2021). A Technology Acceptance Case of Indonesian Senior School Teachers: Effect of Facilitating Learning Environment and Learning Through Experimentation. International Journal of Online Pedagogy and Course Design, 11(4).
  5. Jamil, N. (2007). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terstruktur (Structured Inquiry) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Konsep Jamur. Skripsi: PS Pendidikan Biologi, Jurusan Penidikan Ilmu Pengatahuan Alam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  6. Jauhar, M. (2011). Implementasi PAIKEM dari Behavioristik sampai Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  7. Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  8. Purwanto, N. (2008). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  9. Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
  10. Sardiman. (2010). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja. Grafindo Persada.
  11. Sudjana, N. (2005). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
  12. Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
  13. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  14. Zulfiani. (2009). Strategi Pembelajaran Sains. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta.