Main Article Content

Abstract

Pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar berkembang dan tumbuh menjadi manusia yang mandiri, bertanggungjawab, kreatif, berilmu, sehat, dan berakhlak mulia baik dilihat dari aspek jasmani maupun rohani. Pengembangan karakter peserta didik cenderung berupa harapan saja yang tertuang pada perencanaan pembelajaran guru. Atas dasar itu penelitian dan pengembangan model manajemen pendidikan karakter ini dilakukan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan model manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru pada sekolah menengah pertama. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model Borg dan Gall yang disederhanakan oleh Depdiknas RI menjadi 5 langkah. Dan 5 langkah tersebut melalui berbagai pertimbangan, peneliti menyederhanakan yaitu (1) penelitian awal, (2) pengembangan produk awal, (3) validasi ahli dan revisi produk, (4) ujicoba lapangan dan revisi produk, dan (5) produk akhir. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel pertimbangan) terdiri dari 31 orang guru dan 30 orang peserta didik di SMPN 3 Hulu Sungai Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian awal dilakukan dengan menggunakan angket dengan hasil tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik berada pada kategori “Tinggi” dan rata-rata nilai karakter peserta didik berada pada kategori “Mulai Terlihat (MT). Berdasarkan hasil penelitian awal tersebut produk awal yang dikembangkan meliputi gambar model pengelolaan dan perangkat manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru. Uji coba penggunaan produk dilakukan oleh 8 orang responden dari kepala sekolah, wali kelas, guru pendamping. Hasil uji coba di lapangan menunjukkan bahwa (1) tingkat kegunaan, kemudahan penggunaan, kelengkapan, dan keterbacaan model pada kategori “Sangat Tinggi”, (2) tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik setelah penelitian masuk kategori “Sangat Tinggi”, (3) karakter peserta didik setelah dilakukan pendampingan oleh guru masuk kategori “Membudaya (M)”, (4) hasil uji t menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan, pemahaman, dan kebutuhan guru terhadap pembinaan pengembangan karakter peserta didik sebelum dan setelah penelitian. Produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model manajemen pendidikan karakter dengan teknik pendampingan guru yang dapat digunakan di sekolah lanjutan pertama untuk mengukur secara jelas dan efektif terhadap tumbuh dan berkembangnya karakter peserta didik.

Keywords

model manajemen, pendidikan karakter, pendampingan guru

Article Details

References

  1. Dalle, J., Hastuti, D., & Prasetya, M. R. A. (2021). The Use of an Application Running on the Ant Colony Algorithm in Determining the Nearest Path between Two Points. Journal of Advances in Information Technology, 12(3). https://doi.org/10.12720/jait.12.3.206-213
  2. Dalle, J., Raisinghani, M. S., Putra, A. P., Suriansyah, A., Sutarto, H., & Sahara, B. (2021). A Technology Acceptance Case of Indonesian Senior School Teachers: Effect of Facilitating Learning Environment and Learning Through Experimentation. International Journal of Online Pedagogy and Course Design, 11(4).
  3. Dalle, J., Siyoto, S., Astika, N. D., Negara, D. J., Chandra, T., & Anam, K. (2020). Moderating role of IT adoption and mechanism of dynamic capabilities on Indonesian pharmaceutical firms performance. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(9), 982–992. https://doi.org/10.31838/srp.2020.9.142
  4. Dalle, J., Tamjidi, M., & Syafruddin, S. (2020). Implementation of Water Debit Measurement Using Microcontroller-Connected Flow Meters. TEM Journal, 1467–1474. https://doi.org/10.18421/TEM94-19
  5. Depdiknas. (2008). Model Penelitian Pengembangan. Jakarta: Puslitjaknov.
  6. Hakam, K. A. (2005.) Pendidikan Nilai. Bandung: CV Maulana.
  7. Kemdiknas. (2010). Buku Induk Pembangunan Karakter. Jakarta.
  8. Mulyana, R. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: CV. Alfabeta.
  9. Sairin, W. (2001). Pendidikan yang Mendidik. Jakarta: Yudhistira.
  10. Sonhadji, A. (2012). Manusia, Teknologi, dan Pendidikan Menuju Peradaban Baru. Malang: Universitas Negeri Malang (UM Press).
  11. Sultoni. (2012). Pengembangan Model Pengelolaan Pelatihan Motivasional untuk Mendorong Aktualisasi Kompetensi Kepribadian Guru SDN Se-Kabupaten Jombang. Malang: Disertasi, tidak diterbitkan. Universitas Negeri Malang.
  12. Suparno. (2002). Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka, Departemen Pendidikan Nasional.
  13. Suyanto dan Hisyam, D. (2000). Pendidikan di Indonesia Memasuki Milenium III: Refleksi dan Reformasi. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.