Main Article Content

Abstract

Pembelajaran IPA di SDN 2 Banua Hanyar belum bisa melibatkan siswa secara aktif, siswa kurang merespon dan lebih banyak diam mendengarkan informasi dari guru. Oleh karena itu saat dilaksanakan evaluasi hasilnya masih kurang memuaskan. Mengatasi permasalah tersebut dilakukan pembelajaran dengan menerapkan model Team Assisted Individualization (TAI). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VI SDN 2 Banua Hanyar pada materi konduktor dan isolator panas. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui pola berdaur (siklus) dan berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian berupa aktivitas dan hasil belajar siswa diperoleh melalui pengamatan dan penilaian dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai yang tercapai. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 dengan subjek 17 orang siswa. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat meningkat dari 70,59% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Aktivitas siswa dapat ditingkatkan dari 52,94% pada siklus I menjadi 83,82%. Hasil belajar siswa dapat ditingkatkan dari nilai rata-rata 68,53 ketuntasan 64,71% (tidak tuntas) menjadi 76,47 ketuntasan 94,12% (tuntas belajar). © 2018 Rumah Jurnal. All rights reserved

Kata-kata kunci: Konduktor,  prestasi belajar,  TAI

Article Details