Main Article Content

Abstract

Bagaimana solusi agar siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran khususnya mata pelajaran IPA materi pembelajaran Perubahan Wujud Benda di kelas V SDN 2 Sumanggi Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar atau prestasi siswa. Dalam hal ini guru harus mencari metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan oleh setiap guru beraneka ragam, salah satunya adalah metode Eksperimen terhadap pelajaran atau materi yang di pelajari untuk menambah dan meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan terdapat empat tahap setiap pertemuannya yaitu: rancangan, kegiatan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN 2 Sumanggi Kecamatan Batang Alai Utara.  Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif atau evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Penelitian dilakukan di SDN 2 Sumanggi Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dengan jumlah siswa kelas V sebanyak 9 siswa yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Hasil penelitian pada siklus I pertemuan pertama dan kedua menunjukkan siswa masih belum menguasai materi terutama pada materi perubahan wujud benda, dalam pengerjaannya memperoleh nilai ketuntasan 22,23% dengan nilai rata-rata 57,77 pada pertemuan pertama dan 33,34% dengan nilai rata-rata 64,44 pada pertemuan kedua, pada siklus II mencapai ketuntasan 88,89% dengan nilai rata-rata 92,22 pada pertemuan pertama dan 100% dengan nilai rata-rata 96,66 pada pertemuan kedua, ini membuktikan bahwa setelah menggunakan metode Eksperimen siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan metode Eksperimen dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam belajar IPA Siswa SDN 2 Sumanggi, terutama dalam mengidentifikasi Materi Perubahan Wujud Benda.

Keywords

Metode Eksperimen , Hasil belajar ,Perubahan Wujud Bendah

Article Details

References

  1. Anas, S. (2003). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  2. Andrian. (2004). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
  3. Arikunto, S. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
  4. Arikunto, S. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. Arikunto, S. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
  6. Dalle, J. (2010). Metodologi umum penyelidikan reka bentuk bertokok penilaian dalaman dan luaran. Kajian Kes system pendaftaran siswa Indonesia. Thesis PhD Universitas Utara Malaysia.
  7. Dimiyati & Mudjiono. (2002). Contextual Teaching & Learning. Bandung: Mirza Learning Center.
  8. Djamarah. (2002). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Yrama Widya.
  9. Kunandar. (2011). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembang Profesi Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  10. Purwendarti (2000). Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
  11. Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  12. Slameto. (2003). Super Ilmu Pengetahuan Alam untuk Sekolah Dasar Kelas V. Jakarta: Esis.
  13. Suhaimi. (1998). Penelitian Tindakan Kelas. Universitas Terbuka.
  14. Sumiati. (1997). Teori Belajar dan Model Pembelajaran. Jakarta: PAU-PPAI, Universitas Terbuka.
  15. Usman, U. M. & Setiawati, L. (2001). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  16. Wiraatmadja, dkk. (2007). Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.