Main Article Content

Abstract

Siswa kelas V SD Negeri Hapingin masih mengalami kesulitan memahami materi operasi hitung bilangan pecahan sehingga hasil belajarnya tergolong rendah. Hal ini bisa disebabkan karena metode mengajar guru yang kurang bervariasi dan cenderung mendominasi pembelajaran. Akibatnya siswa cepat bosan dan kurang berminat belajar matematika. Untuk itu dilakukan penelitian melalui pembelajaran dengan pendekatan pendidikan matematika realistik (PMR). Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa serta mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2017/2018.dengan subjek sebanyak 9 orang siswa. Penelitian berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data-data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui evaluasi dianalisis dengan teknik ketuntasan belajar. Adapun data aktivitas siswa dan pelaksanaan pembelajaran yang diperoleh melalui pengamatan dianalisis melalui teknik persentase (%). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan, bahwa hasil belajar siswa pada operasi hitung bilangan pecahan dapat ditingkatkan dari nilai rata-rata 70,37 dengan ketuntasan 77,78% (tidak tuntas) pada siklus I menjadi 74,07 dengan ketuntasan 100% (tuntas) pada siklus II. Aktivitas siswa dapat ditingkatkan dari 68,98% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 75,93% (aktif) pada siklus II. Kegiatan pembelajaran dapat terlaksana dengan semakin baik, dari 75,00% (baik) pada siklus I menjadi 81,67% (baik) pada siklus II. Untuk itu disarankan kepada guru SD hendaknya dapat mencoba menggunakan pendekatan pendidikan matematika realistik karena dapat membantu guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

Article Details