Main Article Content

Abstract

Kemampuan menulis sangat dibutuhkan di dalam kehidupan yang serba modern ini. Tetapi pada kenyataannya adanya permasalahan rendahnya aktivitas dan kemampuan menulis puisi siswa kelas III SDN 2.3 Ribang. Berdasarkan hasil refleksi dan analisis valuasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi menulis puisi dari 23 orang siswa hanya 12 orang yang nilai hasil belajarnya tuntas. Aktivitas siswa dalam pembelajaran juga masih kurang. Beberapa siswa masih kurang antusias saat mempelajari puisi. Mereka masih kesulitan khususnya untuk menemukan kata yang cocok ditulis menjadi sebuah puisi. Selain menemukan kata yang cocok, siswa merasa kesulitan saat diminta untuk berimajinasi tentang puisi yang akan mereka buat. Alternatif untuk membantu siswa mengatasi kesulitan yang dihadapi adalah melalui teknik clustering dan media foto jurnalistik. Alasan penggunaan teknik clustering karena teknik tersebut dapat membantu siswa untuk menemukan kata yang cocok untuk dijadikan sebuah puisi. Teknik ini digunakan untuk mengelompokan kata-kata yang nantinya harus dikembangkan oleh siswa menjadi sebuah puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang peningkatan aktivitas dan kemampuan menulis puisi pada siswa kelas III SDN 2.3 Ribang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan tahun pelajaran 2017/2018 pada semester 2 di kelas III SDN 2.3 Ribang dengan dua siklus tindakan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 23 orang. Pelaksanaan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas dan kemampuan menulis puisi siswa kelas III setelah menggunakan teknik clustering dan media foto jurnalistik dalam pembelajaran. Pada siklus 1 pertemuan 1 rata-rata aktivitas siswa 60% dengan katagori cukup, pada pertemuan 2 menjadi 71% dengan katagori baik. Pada siklus 1I pertemuan 1 rata-rata aktivitas siswa 79% terjadi lagi peningkatan pada pertemuan 2 menjadi 87% dengan katagori sangat baik. Hasil belajar berupa kemampuan menulis puisi siswa siklus I rata-rata 66 dengan ketuntasan klasikal 61% meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata hasil belajarnya mencapai 78 dengan ketuntasan klasikal 91%.

Article Details