Main Article Content

Abstract

Salah satu permasalahan Pendidikan di SDN 1 Pajukungan adalah rendahnya kompetensi mayoritas guru dalam membuat sendiri media pembelajaran TIK, terutama berupa video pembelajaran inovatif. Untuk mengatasi masalah tersebut maka peneliti sekaligus sebagai kepala sekolah melakukan pembinaan kepada guru melalui kegiatan workshop. Tindakan ini sebagai suatu langkah agar peningkatan capaian mutu sekolah dapat dicapai sesuai dengan program pemerintah yaitu program pendidikan bermutu. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian tindakan yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun setting penelitian adalah seluruh guru SDN 1 Pajukungan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran inovatif secara bertahap yaitu siklus I Pertemuan 1 dengan persentase skor 40% (kurang baik), Siklus I pertemuan 2 dengan persentase skor 58 % (cukup baik), Siklus II Pertemuan 1 dengan persentase skor 60% (cukup baik) dan siklus II Pertemuan 2 dengan persentase skor 72%  (baik)  yang sekaligus memenuhi indikator ketuntasan dimana semua guru sudah memenuhi kriteria minimal pembuatan video pembelajaran inovatif yaitu dengan kualitas minimal baik.. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembinaan melalui kegiatan workshop dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membuat video pembelajaran inovatif di SDN 1 Pajukungan. Berdasarkan hasil temuan ini, maka disarankan siswa selalu aktif dalam  pembelajaran, guru selalu menambah wawasan pembuatan video pembelajaran inovatif, dan peneliti lain selalu berupaya mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi tenaga pendidik beserta solusinya

Article Details